<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sudarsana.net &#187; Waspadalah</title>
	<atom:link href="http://sudarsana.net/category/waspadalah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sudarsana.net</link>
	<description>A Little Piece of Me Online</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 May 2012 23:11:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
		<item>
		<title>WAJIB DIBACA : KARTU KREDIT</title>
		<link>http://sudarsana.net/waspadalah/wajib-dibaca-kartu-kredit/</link>
		<comments>http://sudarsana.net/waspadalah/wajib-dibaca-kartu-kredit/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 08:06:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek</dc:creator>
				<category><![CDATA[Waspadalah]]></category>
		<category><![CDATA[KARTU KREDIT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sudarsana.net/?p=171</guid>
		<description><![CDATA[Pastikan membaca ke-tiga kasus di bawah ini. Sebuah rangkain kasus yang sangat menarik. KASUS 1 Ini yang terbaru. Orang- orang tanpa kita sadari sibuk mencari cara untuk menipu kita. Seorang teman pergi ke klub fitness lokal dan meletakkan barang-baranya di loker. Setelah selesai berolah raga dia mandi, keluar, dan melihat pintu lokernya terbuka. Dia berpikir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pastikan membaca ke-tiga kasus di bawah ini. Sebuah rangkain kasus yang sangat menarik.</p>
<p><strong>KASUS 1</strong></p>
<p>Ini yang terbaru. Orang- orang tanpa kita sadari sibuk mencari cara untuk menipu kita.</p>
<p>Seorang teman pergi ke klub fitness lokal dan meletakkan barang-baranya di loker. Setelah selesai berolah raga dia mandi, keluar, dan melihat pintu lokernya terbuka. Dia berpikir &#8216;Lucu, mungkin saya lupa mengunci loker&#8217;.</p>
<p>Dia periksa dompetnya, kelihatan beres &#8211; semua kartu kredit ada di tempatnya.</p>
<p>Beberapa minggu kemudian tagihan rutin kartu kredit diterimanya &#8211; ada tagihan yang mencengangkan sebesar $14,000 (140 juta rupiah) !<span id="more-171"></span></p>
<p>Dia segera menghubungi kantor kartu kredit itu dan marah-marah, berkata bahwa dia tidak pernah melakukan transaksi sebesar itu.</p>
<p>Petugas di sana kemudian melakukan pemeriksaan dan menurut data yang ada tidak ada kesalahan pada sistem. Petugas itu bertanya apakah kartunya dicuri orang.</p>
<p>&#8216;Tidak&#8217; katanya, tapi ketika dia membuka dompetnya, mengambil kartu kredit, dan yup &#8211; anda bisa menduganya &#8211; ternyata kartunya sudah ditukar. Yang ada di dalam dompetnya sekarang adalah sebuah kartu kredit dari bank yang sama yang sudah kadaluwarsa.</p>
<p>Seorang pencuri ternyata telah membuka paksa lokernya di klub fitness dan menukar kartu kreditnya.</p>
<p><strong>Putusan</strong> : Penerbit kartu kredit berkata bahwa karena dia tidak pernah melaporkan kehilangan kartu kreditnya dari awal, maka dia harus membayar semua tagihan yang terhutang.</p>
<p>Berapa banyak dia harus membayar barang-barang yang tidak pernah dibelinya? $9,000 (90 juta rupiah!) !</p>
<p>Kemudian mengapa tidak ada konfirmansi dari penerbit kartu kredit saat kartu itu digesek?</p>
<p>Pemakaian dalam jumlah yang kecil sangat jarang mendapatkan &#8220;tanda peringatan&#8221; dari beberapa penerbit kartu kredit.</p>
<p>Jumlah yang besar itu terjadi karena akumulasi dari pemakaian yang kecil secara terus menerus!</p>
<p><strong>KASUS 2</strong></p>
<p>Seorang laki-laki makan di restoran lokal dan membayar tagihannya dengan kartu kredit.</p>
<p>Kertas tagihan diantar, dia menandatangani, dan pelayanan melihat bon dan memberikan kartu kreditnya.</p>
<p>yang diterima adalah kartu kredit milik orang lain yang sudah kedaluwarsa. Biasanya dia langsung memasukkan kartu kredit itu ke dalam dompet. Tapi lucunya dia secara tidak sengaja mengamati kartu kreditnya, dan ternyataDia segera memanggil pelayan itu lagi dan pelayan itu tampak kebingungan.</p>
<p>Pelayan mengambil kartu itu, meminta maaf dan segera kembali ke kasir di ikuti pandangan mata penuh selidik dari pemilik kartu. Dia memberikan kartu kredit kedaluwarsa itu pada kasir, dan petugas konter kasir segera melihat ke bawah dan mengambil kartu yang sebenarnya.</p>
<p>Tidak ada kata-kata yang diucapkan &#8212; sama sekali tidak ada! Pelayan mengambilnya dan memberikan pada pelanggan itu sambil meminta maaf.</p>
<p><strong>Putusan</strong> : Pastikan bahwa kartu kredit di dompet adalah benar-benar milik anda. Periksa nama di kartu setiap kali anda menandatangani setiap lembar tagihan atau jika kartu anda dibawa pergi pelayan dalam waktu yang singkat.</p>
<p>Banyak orang langsung memasukkan kartu kredit ke dalam dompet bahkan tanpa melihatnya, karena beranggapan bahwa kartu itu memang miliknya.</p>
<p><strong>DEMI KEAMANAAN ANDA, CIPTAKAN KEBIASAAN UNTUK MEMERIKSA IDENTITAS KARTU KREDIT ANDA SETIAP KALI KARTU ITU ANDA TERIMA SETELAH MELAKUKAN TRANSAKSI!</strong></p>
<p><strong>KASUS 3</strong></p>
<p>Kemarin saya pergi ke retoran pizza dan mengambil barang yang pesanan saya.</p>
<p>Saya membayar dengan kartu kredit Visa, yang tentu saya langsung terhubung pada akun pemeriksaan saya.</p>
<p>Anak muda yang berada di balik konter mengambil kartu saya, menggesek, dan meletakkan di meja konter untuk menunggu saya tanda tangan, dimana ini adalah sebuah prosedur standar.</p>
<p>Saat dia menunggu, dia menggambil hapenya dan mulai menelpon.</p>
<p>Saya memperhatikan hape itu karena saya juga punya dengan model yang sama, tapi tampaknya sedikit berbeda dengan yang ada di pasaran. Kemudian yang mendengar suara cekrek yang sama dengan bunyi telpon saya jika digunakan untuk mengambil foto.</p>
<p>Setelah tanda tangan selesai dia mengembalikan kartu saya kembali, sementara itu saya berpikir: &#8216;saya rasa dia sudah mengambil foto kartu kredit saya&#8217;.</p>
<p>Anak muda itu melakukan sebuah tipuannya dengan baik, tapi saya telah memperhatikannya.</p>
<p>Tanpa banyak bicara, begitu meninggalkan restoran pizza itu saya segera membatalkan kartu kredit saya.</p>
<p>Apa yang ingin saya sampaikan adalah berhati-hatilah terhadap sekeliling anda setiap saat. Kapan saja anda mempergunakan kartu kredit anda, selalu waspada dan jangan lengah. Perhatikan siapa yang berdiri di dekat anda dan apa yang mereka lakukan pada kartu anda ..</p>
<p>Berhati-hatilah terhadap hape, karena sekarang ini umumnya hape sudah dilengkapi dengan kamera.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sudarsana.net/waspadalah/wajib-dibaca-kartu-kredit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Vaksin Penyebab Autis</title>
		<link>http://sudarsana.net/waspadalah/vaksin-penyebab-autis/</link>
		<comments>http://sudarsana.net/waspadalah/vaksin-penyebab-autis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2009 07:52:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tahukah Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Waspadalah]]></category>
		<category><![CDATA[Autis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sudarsana.net/?p=163</guid>
		<description><![CDATA[Buat para Pasangan MUDA. om dan tante yg punya keponakan&#8230; atau bahkan calon ibu &#8230; perlu nih dibaca ttg autisme.. Bisa di share kepada yang masih punya anak kecil supaya ber-hati2&#8230;&#8230;.. Setelah kesibukan yang menyita waktu, baru sekarang saya bisa dapat waktu luang membaca buku &#8220;Children with Starving Brains&#8221; karangan Jaquelyn McCandless,MD yang diterjemahkan dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Buat para Pasangan MUDA. om dan tante yg punya keponakan&#8230; atau bahkan calon ibu &#8230; perlu nih dibaca ttg autisme.. Bisa di share kepada yang masih punya anak kecil supaya ber-hati2&#8230;&#8230;..</p>
<p>Setelah kesibukan yang menyita waktu, baru sekarang saya bisa dapat waktu luang membaca buku &#8220;Children with Starving Brains&#8221; karangan Jaquelyn McCandless,MD yang diterjemahkan dan diterbitkan oleh Grasindo. Ternyata buku yang saya beli di toko buku Gramedia seharga Rp. 50,000,- itu benar-benar membuka mata saya, dan sayang, sayang sekali baru terbit setelah anak saya Joey (27 bln) didiagnosa mengidap Autisme Spectrum Disorder.<span id="more-163"></span></p>
<p>Bagian satu, bab 3, dari buku itu benar-benar membuat saya menangis. Selama 6 bulan pertama hidupnya (Agustus 2001 &#8211; Februari 2002), Joey memperoleh 3 kali suntikan vaksin Hepatitis B, dan 3 kali suntikan vaksin HiB. Menurut buku tersebut (halaman 54 &#8211; 55) ternyata dua macam vaksin yang diterima anak saya dalam 6 bulan pertama hidupnya itu positif mengandung zat pengawet Thimerosal, yang terdiri dari Etilmerkuri yang menjadi penyebab utama sindrom Autisme Spectrum Disorder yang meledak pada sejak awal tahun 1990 an. Vaksin yang mengandung Thimerosal itu sendiri sudah dilarang di Amerika sejak akir tahun 2001.</p>
<p>Alangkah sedihnya saya, anak yang saya tunggu kehadirannya selama 6 tahun, dilahirkan dan divaksinasi di sebuah rumahsakit besar yang bagus, terkenal, dan mahal di Karawaci Tangerang, dengan harapan memperoleh treatment yang terbaik, ternyata malah &#8220;diracuni&#8221; oleh Mercuri dengan selubung vaksinasi. Beruntung saya masih bisa memberi ASI sampai sekarang, sehingga Joey tidak menderita Autisme yang parah. Tetapi tetap saja, sampai sekarang dia belum bicara, harus diet pantang gluten dan casein, harus terapi ABA, Okupasi, dan nampaknya harus dibarengi dengan diet supplemen yang keseluruhannya sangat besar biayanya.</p>
<p>Melalui e-mail ini saya hanya ingin menghimbau para dokter anak di Indonesia, para pejabat di Departemen Kesehatan, tolonglah baca buku tersebut diatas itu, dan tolong musnahkan semua vaksin yang masih mengandung Thimerosal. Jangan sampai (dan bukan tidak mungkin sudah terjadi) sisa stok yang tidak habis di Amerika Serikat tersebut diekspor dengan harga murah ke Indonesia dan dikampanyekan sampai ke puskesmas-puskesmas seperti contohnya vaksin Hepatitis B, yang sekarang sedang giat-giatnya dikampanyekan sampai ke pedesaan.</p>
<p>Kepada para orang tua dan calon orang tua, marilah kita bersikap proaktif, dan assertif dengan menolak vaksin yang mengandung Thimerosal tersebut, cobalah bernegosiasi dengan dokter anak kita, minta vaksin Hepatitis B dan HiB yang tidak mengandung Thimerosal.</p>
<p>Juga tolong e-mail ini diteruskan kepada mereka yang akan menjadi orang tua, agar tidak mengalami nasib yang sama seperti saya. Sekali lagi, jangan sampai kita kehilangan satu generasi anak-anak penerus bangsa, apalagi jika mereka datang dari keluarga yang berpenghasilan rendah yang untuk makan saja sulit apalagi untuk membiayai biaya terapi supplemen, terapi ABA, Okupasi, dokter ahli Autisme (yang daftar tunggunya sampai berbulan-bulan), yang besarnya sampai jutaaan Rupiah perbulannya.</p>
<p>Terakhir, mohon doanya untuk Joey dan ratusan, bahkan ribuan teman- teman senasibnya di Indonesia yang sekarang sedang berjuang membebaskan diri dari belenggu Autisme</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sudarsana.net/waspadalah/vaksin-penyebab-autis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hati-hati dengan HP anda</title>
		<link>http://sudarsana.net/waspadalah/hati-hati-dengan-hp-anda/</link>
		<comments>http://sudarsana.net/waspadalah/hati-hati-dengan-hp-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2009 21:45:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek</dc:creator>
				<category><![CDATA[Waspadalah]]></category>
		<category><![CDATA[handphone]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sudarsana.net/?p=143</guid>
		<description><![CDATA[Jika anda menerima panggilan telepon dari seseorang dengan no. telp yang tidak dikenal atau terdaftar, berkata bahwa dia (pria/wanita) berasal dari divisi engineering/teknisi perusahaan salah satu vendor/operator cellphone yang ingin memeriksa sambungan telepon atau sinyal atau dengan alasan apapun, dan selanjutnya dia berkata bahwa kita harus menekan tombol # 90 atau #09 atau nomor apapun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika anda menerima panggilan telepon dari seseorang dengan no. telp yang tidak dikenal atau terdaftar, berkata bahwa dia (pria/wanita) berasal dari divisi engineering/teknisi perusahaan salah satu vendor/operator cellphone yang ingin memeriksa sambungan telepon atau sinyal atau dengan alasan apapun, dan selanjutnya dia berkata bahwa kita harus menekan tombol # 90 atau #09 atau nomor apapun (bisa juga dengan kode huruf), secepatnya matikan/putuskan sambungan telepon tersebut tanpa menekan tombol yang mereka minta. karena saat ini ada penipu-penipu yang menggunakan peralatan dimana jika anda menekan tombol #90 atau #09 maka penipu-penipu tersebut dapat mengakses SIM card telepon kita dan mereka dapat menggunakan line anda dengan dan atas biaya anda.</p>
<p><span id="more-143"></span></p>
<p>Mohon forward info ini kepada seluruh teman anda untuk mencegah tindak kriminal ini. dan juga ada beberapa issue lainnya.</p>
<p>Jika anda menerima telepon di telepon genggam/cellphone dan layar cellphone anda menampilkan display seperti ini : (XALAN).</p>
<p>JANGAN MENERIMA SAMBUNGAN TELEPON TERSEBUT, HARAP LANGSUNG MATIKAN TELEPON ANDA DENGAN MENEKAN TOMBOL POWER (ON/OFF) CELLPHONE ANDA..</p>
<p>Karena jika anda menerima sambungan telepon tersebut maka cellphone anda akan terkena virus. virus ini akan menghapus seluruh IMEI dan Informasi IMSI dari cellphone dan SIM card anda, dimana selanjutnya anda akan terputus hubungan sama sekali dari vendor/operator manapun. (dimana anda harus mengganti cellphone dan SIM card anda dengan yang baru). Informasi ini telah dikonfirmasi dengan Motorola and Nokia.. saat ini terdapat lebih dari 3 juta telepon genggam/cellphone yang terkena Virus ini. Anda pun dapat membaca berita ataupun informasi mengenai hal ini di situs web CNN.</p>
<p>MOHON PESAN INI DAPAT DILANJUTKAN KEPADA TEMAN-TEMAN ANDA.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sudarsana.net/waspadalah/hati-hati-dengan-hp-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>NARKOBA jenis baru dengan nama Strawberry quick</title>
		<link>http://sudarsana.net/waspadalah/narkoba-jenis-baru-dengan-nama-strawberry-quick/</link>
		<comments>http://sudarsana.net/waspadalah/narkoba-jenis-baru-dengan-nama-strawberry-quick/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 03:54:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek</dc:creator>
				<category><![CDATA[Waspadalah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sudarsana.net/waspadalah/narkoba-jenis-baru-dengan-nama-strawberry-quick/</guid>
		<description><![CDATA[Perlu kita waspadai, telah beredar disekolah-sekolah sesuatu yang mengerikan. NARKOBA Crystal berbentuk bulat, mirip dengan permen POP ROCK rasa Strawbery (kalau kita kemut bisa berdesis di dalam mulut). Aromanya persis seperti Strawbery dan saat ini sudah beredar bebas di lingkungan sekolah. Namanya Strawberry Meth atau Strawberry Quick. Anak2 berpikir bahwa barang tersebut adalah PERMEN (gula-gula), [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perlu kita waspadai, telah beredar disekolah-sekolah sesuatu yang mengerikan. NARKOBA Crystal berbentuk bulat, mirip dengan permen POP ROCK rasa Strawbery (kalau kita kemut bisa berdesis di dalam mulut). Aromanya persis seperti Strawbery dan saat ini sudah beredar bebas di lingkungan sekolah. Namanya Strawberry Meth atau Strawberry Quick.</p>
<p>Anak2 berpikir bahwa barang tersebut adalah PERMEN (gula-gula), berhati-hatilah karana permen ini dapat menyebabkan kondisi sang anak bisa masuk RS dan ketagihan. Selain rasa diatas dapat juga dalam rasa Coklat, kacang, Cola, chery, anggur dan rasa jeruk. Peringatkan anak kita untuk tidak menerima Permen Jenis ini dari orang2 yang tidak kita kenal, meskipun dari teman mereka atau dari siapapun.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sudarsana.net/waspadalah/narkoba-jenis-baru-dengan-nama-strawberry-quick/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Modus penculikan anak di Carefour</title>
		<link>http://sudarsana.net/waspadalah/modus-penculikan-anak-di-carefour/</link>
		<comments>http://sudarsana.net/waspadalah/modus-penculikan-anak-di-carefour/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Apr 2008 11:42:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek</dc:creator>
				<category><![CDATA[Waspadalah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sudarsana.net/waspadalah/modus-penculikan-anak-di-carefour-perhatian-untuk-semua/</guid>
		<description><![CDATA[Modus penculikan anak di Carefour &#8211; Perhatian untuk semua. PERINGATAN PENTING BAGI SEMUA ORANG TUA! Walaupun anda tidak/belum punya anak kecil sekalipun, tolong sebarkan informasi ini kepada semua saja yang mungkin membutuhkan, yang dapat anda ingat. Anda tak pernah bisa tahu siapa yang akan anda selamatkan dengan mengirim informasi ini. Ini adalah sharing kami atas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Modus penculikan anak di Carefour &#8211; Perhatian untuk semua.</p>
<p><strong>PERINGATAN PENTING BAGI SEMUA ORANG TUA!</strong></p>
<p>Walaupun anda tidak/belum punya anak kecil sekalipun, tolong sebarkan informasi ini kepada semua saja yang mungkin membutuhkan, yang dapat anda ingat. Anda tak pernah bisa tahu siapa yang akan anda selamatkan dengan mengirim informasi ini.</p>
<p>Ini adalah sharing kami atas suatu kejadian yangterjadi pada hari itu sewaktu sedang belanja di Carefour.</p>
<p>Seorang ibu sedang melongok persediaan daging yang ada, dan sesaat kemudian berbalik dan menemukan bahwa anak perempuannya yang berumur 4 tahun tidak berada lagi ditempat/ hilang. Saya pada saat itu kebetulan sedang berdiri disamping ibu tersebut, dan kemudian ibu tersebut memanggil manggil anaknya tetapi tanpa hasil.</p>
<p><span id="more-53"></span></p>
<p>Saya kemudian meminta tolong kepada seorang pegawai Carrefour untuk mengumumkan kehilangan anak tersebut melalui pengeras suara. Hal mana dilakukannya, dengan segera berjalan disamping saya kesebuah telepon yang tersedia dan mengumumkan bahwa semua pintu dan jalur keluar manapun supaya segera ditutup/dikunci dengan menyebutkan sebuah kode tertentu. Kemudian seluruh jalan keluar dengan segera ditutup. Keseluruhannya ini hanya butuh waktu 3(tiga) menit sejak saya meminta untuk diumumkan.</p>
<p>Mereka kemudian berhasil menemukan si anak kecil tersebut dalam keadaan terbius di salah satu ruang kamar mandi yang ada. Kepalanya sudah setengah dicukur, hanya mengenakan pakaian dalamnya saja, dan ada tas pakaian, sebuah pencukur (razor) dan sebuah wig dilantai disampingnya. Jadi siapapun orang ini, dia berhasil mengambil anak gadis tersebut, membawanya ke kamar mandi, mencukur separuh kepalanya dan melepaskan pakaiannya hanya dalam waktu kira-kira kurang dari 10 menit.</p>
<p>Hal mana membuat saya geleng-geleng kepala, hampir tidak dapat dipercaya. Jadi harap mengawasi anak/cucu anda ketika sedang berada di tempat terbuka seperti Mall Mall dimana akan sangat mudah terpisahkan secara tak sengaja. Dalam kasus diatas hanya dibutuhkan waktu yang sedemikian pendeknya untuk melaksanakan kejahatan itu.</p>
<p>5 menit lagi saja dan anak tersebut akan sudah lewat dari pintu dan hilang. Hingga saat ini saya masih tidak habis pikir bagaimana mungkin ada orang yang segila ini, apalagi dapat melaksanakan hanya dalam hitungan menit saja. Kiranya lewat sudah hari-hari dimana anak-anak dapat berkeliaran kesana kemari dan paling sial yang akan terjadi adalah mereka mengganggu pengunjung lainnya saja.</p>
<p>Si gadis kecil tersebut memang baik baik saja berkat karyawan yang sigap, perhatian dan tidak mau mengambil resiko.</p>
<p>PASTIKAN UNTUK MENERUSKAN BERITA INI KEPADA SEMUA ORANG, SEHINGGA MEREKA AKAN SELALU INGAT BAHWA MASIH BANYAK ORANG SAKIT PIKIRAN SEPERTI INI DILUAR SANA !!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sudarsana.net/waspadalah/modus-penculikan-anak-di-carefour/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hati-2, ATM Non Tunai BCA Rawan Pembobolan!</title>
		<link>http://sudarsana.net/waspadalah/hati-2-atm-non-tunai-bca-rawan-pembobolan/</link>
		<comments>http://sudarsana.net/waspadalah/hati-2-atm-non-tunai-bca-rawan-pembobolan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Apr 2008 01:18:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek</dc:creator>
				<category><![CDATA[Waspadalah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sudarsana.net/waspadalah/hati-2-atm-non-tunai-bca-rawan-pembobolan/</guid>
		<description><![CDATA[Jumat, 07/09/2007 14:16 ATM Non Tunai BCA Rawan Pembobolan Pengirim: Liem Ay Tjhoe Rabu, 25/07/07 saya ke Griya ATM Bank BCA Pemuda di Semarang (saatÂ saya melakukan dan menutup transaksi tidak ada orang diÂ samping/belakang saya) untuk melakukan 2 kali transaksi yaitu: Pembayaran rekening Halo Telkomsel (jam yang tertera di slip 09:50:18). Pemindahan uang ke rekening sesama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jumat, 07/09/2007 14:16<br />
ATM Non Tunai BCA Rawan Pembobolan<br />
Pengirim: <strong>Liem Ay Tjhoe</strong></p>
<p>Rabu, 25/07/07 saya ke Griya ATM Bank BCA Pemuda di Semarang (saatÂ saya melakukan dan menutup transaksi tidak ada orang diÂ samping/belakang saya) untuk melakukan 2 kali transaksi yaitu:</p>
<ol>
<li>Pembayaran rekening Halo Telkomsel (jam yang tertera di slip 09:50:18).</li>
<li>Pemindahan uang ke rekening sesama BCA (jam yang tertera diÂ slipÂ 09:51:44).</li>
</ol>
<p>Transaksi di ATM non tunai sudah saya tutup, yang ditandai denganÂ keluarnya iklan BCA di layar ATM non tunai.</p>
<p>Kemudian saya naik ke dalam Bank BCA untuk mengambil uang tunai diÂ teller BCA. Setelah selesai di-print saya terkejut mendapati ada 2Â kali pendebetan di rekening yang tidak saya lakukan. Saya langsungÂ meminta petugas teller, Rhany, supaya segera mengecek transaksiÂ tersebut. Tetapi teller mengatakan bahwa itu bukan wewenangÂ teller.</p>
<p><span id="more-51"></span></p>
<p>Bukannya saya dibantu malah petugas tersebut mengatakan &#8220;jangan-jangan ibu lupa&#8221;. Saya dipersilahkan langsung ke CustomerÂ Service. Penanganan Customer Service yang sangat lamban membuat saya harus menunggu selama 1 jam. Pada saat dilayani, didapatkan bahwaÂ rekening saya kembali digunakan atau dibobol untuk pembelian pulsaÂ Mentari sebesar Rp 1 juta.</p>
<p>Oleh Customer Service saya ditanya kronologis kejadian. KemudianÂ saya dipersilahkan mengisi keluhan dan rekening saya disarankanÂ untuk ditutup. Berdasarkan informasi yang saya peroleh diketahui 3Â kali transaksi yang tidak saya lakukan merupakan transaksi:</p>
<ol>
<li>Transfer ke rekening BCA atas nama Drs. Adi Nugroho no rekÂ 658.0284696 Rp 20 juta.</li>
<li>Transfer ke rekening Bank Permata atas nama Rudy Hartanto Rp 10Â juta.</li>
<li>Pembelian pulsa ke nomor 085885444797 Rp 1 juta.</li>
</ol>
<p>Semua nama tersebut di atas tidak ada satu pun yang saya kenalÂ atauÂ pun pernah berhubungan dengan saya. Saya juga meminta agarÂ transferÂ ke rekening-rekening yang tidak saya kenal tersebut di atas bisaÂ diblokir secepatnya, yang ternyata setelah dicek sudah terlambat.</p>
<p>Jumlah uang sudah hilang. Dan saya menanyakan setelah mengisiÂ suratÂ keluhan apakah uang saya bisa kembali? Menurut Customer ServiceÂ (nama??) &#8220;Biasanya uang tidak bisa kembali&#8221; (Saya masih di BCAÂ sampai jam 2 sore).</p>
<p>Kamis pagi 26/07/07, saya ke BCA Telogorejo untuk mengurusÂ penutupanÂ rekening. Di sana ditemui pula oleh pimpinan cabang, Bambang yangÂ menanyakan kronologis kejadian yang serupa dengan Customer ServiceÂ BCA Pemuda. Kesimpulan dari hasil diskusi sementara saat itu mungkinÂ uang dibobol via internet.</p>
<p>Kamis sore 26/07/07, sekitar jam 5 saya ditelepon oleh petugas BCAÂ Pemuda, Ibu Christine yang menyatakan bahwa didapati bahwaÂ transaksi dilakukan lewat internet dan hari itu ada 2 orang yang rekeningnyaÂ dibobol.</p>
<p>Jumat, 03/08/07 saya datang ke BCA Telogorejo untuk menanyakanÂ kelanjutan mengenai kasus saya. Karena pimpinan cabang sedangÂ pergi,Â saya ditemui oleh wakil pimpinan cabang, Ibu Vonny Widjaya. IbuÂ Vonny kemudian menelepon Ibu Christine dan mendapat jawaban bahwaÂ uang saya tidak bisa kembali karena dianggap kelalaian nasabah.</p>
<p>Rabu, 15/08/07, saya mendapat pernyataan resmi dari BCA, uang sayaÂ tidak bisa kembali dikarenakan dianggap kelalaian nasabah. PadaÂ hariÂ yang sama pihak BCA menelepon saya, menawarkan diri untuk datangÂ keÂ rumah, untuk apa? Rencana kunjungan ini mahal sekali ongkosnya,Â sayaÂ harus kehilangan uang saya dulu. Saya akhirnya menolak rencana kunjungan yang tidak jelas tujuannya itu. Karena urusan sepertiÂ iniÂ seharusnya diselesaikan di BCA, bukan di rumah nasabah.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang saya peroleh dari Halo BCA (sayaÂ menelepon Halo BCA pada waktu dan hari yang berlainan) batasÂ pentransferan untuk ATM GOLD adalah Rp 25 juta, sedangkan kartuÂ sayaÂ telah digunakan untuk transfer sebesar Rp 35 juta. BagaimanaÂ pertanggungjawaban BCA?</p>
<p>Tidak tertutup kemungkinan bahwa mesin ATM tersebut juga mengalamiÂ kerusakan sistem, sehingga walaupun saya sudah menutup transaksiÂ namun format di dalam masih tetap terbuka, sehingga dapat dibobolÂ orang. Karena saya memperoleh informasi bahwa pada hari itu adaÂ customer lain yang mengalami masalah yang sama dengan saya.</p>
<p>Selain itu, putri saya telah menemukan kasus serupa diÂ KompasÂ tanggal 27 Agustus 2007 yang menyatakan bahwa ternyata adaÂ kelemahanÂ dalam ATM non tunai bahwa setelah selesai digunakan beberapa menitÂ magnet masih berfungsi sehingga rawan dibobol. Bagaimana tanggungÂ jawab BCA terhadap ketidakamanan ini?</p>
<p>Sudahkah BCA berintrospeksi akan keburukan servisnya? Kalau memangÂ servis BCA dan mesin-mesinnya yang sempurna pasti tidak adaÂ complaint di surat pembaca bukan? Kelambanan Customer Service yangÂ diakui oleh pimpinan cabang, keamanan mesin ATM non Tunai/TunaiÂ BCA,Â beranikah BCA menjamin kalau mesin tidak pernah rusak? Adakah pihakÂ intern BCA yg terlibat? Sudahkah BCA bekerja sama dengan BankÂ Permata untuk melacak account Rudi Hartanto? Drs Adi Nugroho yangÂ tidak saya kenal adalah nasabah BCA, sudahkah dilacak account-nya.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang peroleh dari surat pembaca di suratÂ kabar, biasanya dalam mengatasi masalah ini, BCA cenderung untukÂ tidak peduli, dalam arti BCA hanya akan mengeluarkan suratÂ permintaan maaf dan meminta customer untuk berhati-hati dalamÂ melakukan transaksi.</p>
<p>Sangat mudah sekali kesalahan dilempar ke customer. Saya sangatÂ kecewa sekali dengan penanganan pihak BCA (pelayan inikah yangÂ sayaÂ dapatkan setelah sekian tahun menjadi customer) karena kerugianÂ yangÂ saya alami termasuk besar untuk saya.</p>
<p>Berdasarkan informasi dari pihak intern BCA dan ekstern besarÂ kemungkinan BCA tidak memberikan penggantian kepada customer.Â &#8221;Biasanya uang tidak bisa kembali&#8221;. Apakah ini slogan baru? DiÂ manaÂ tanggung jawab BCA? Apakah tanggung jawab itu hanya sebatasÂ selembarÂ kertas permintaan untuk berhati-hati.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sudarsana.net/waspadalah/hati-2-atm-non-tunai-bca-rawan-pembobolan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Batere Nokia Meledak!</title>
		<link>http://sudarsana.net/waspadalah/batere-nokia-meledak/</link>
		<comments>http://sudarsana.net/waspadalah/batere-nokia-meledak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Apr 2008 00:32:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sekilas Info]]></category>
		<category><![CDATA[Waspadalah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sudarsana.net/waspadalah/batere-nokia-meledak/</guid>
		<description><![CDATA[BANDUNG &#8211; Sebuah telepon genggam CDMA merek Nokia 2115 milik Naufal Rizki (9), siswa kelas 4 SDN Karang Pawulang 3, Bandung tiba-tiba saja meledak. Kejadian ini mengakibatkan dengkul kiri mengalami luka bakar. Bahkan salah seorang temannya, Aldi, mengalami luka bakar dikedua tangannya. Menurut Naufal saat disambangi dikediamannya, Perumahan Graha Batu Karang, Blok Z3 Nomor 15, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANDUNG</strong> &#8211; Sebuah telepon genggam CDMA merek Nokia 2115 milik Naufal Rizki (9), siswa kelas 4 SDN Karang Pawulang 3, Bandung tiba-tiba saja meledak. Kejadian ini mengakibatkan dengkul kiri mengalami luka bakar. Bahkan salah seorang temannya, Aldi, mengalami luka bakar dikedua tangannya.</p>
<p>Menurut Naufal saat disambangi dikediamannya, Perumahan Graha Batu Karang, Blok Z3 Nomor 15, Cipamokolan, Rancasari, Bandung menyatakan, kejadian ini terjadi pada pukul 07.30. Ketika itu hendak masuk kelas.</p>
<p>&#8220;Hape (handphone) saya tiba-tiba panas di bagian baterainya. Setelah saya taruh dibawah, hape itu langsung menciut dan meledak seperti petasan hingga mengeluarkan asap.&#8221; ujar Naufal.</p>
<p>Anak pertama pasangan Andriyanto (35) dan Rini Purbasari (34) ini, mengaku trauma memegang handphone. Pasalnya, bocah ini khawatir kejadian serupa terulang. &#8220;Saya jadi takut memegang hape.&#8221; tukasnya.</p>
<p>Kejadian ini membuat orang tua Naufal heran. Mereka tidak habis pikir mengapa telepon genggam miliknya bisa meledak. &#8220;Saya bingung kok bisa meledak? dari mana sebabnya ya? Saya jadi harus hati-hati memberikan handphone kepada anak.&#8221; pungkas Rini.</p>
<p><span id="more-62"></span></p>
<p><strong>Batere Nokia Meledak!<br />
</strong>INI SERIUS ! SANGAT BERBAHAYAâ€¦<br />
COBA PERIKSA TIPE BATERE HP NOKIA ANDA !Â Â <br />
JIKA BENAR BATERENYA BL-5C,<br />
SEGERA HUB HOTLINEÂ Â 021-5266542<br />
MEREKA AKAN MEMBANTU MENGECEK DARI NOMOR<br />
IDENTITAS BATERE ANDA.Â <br />
Â <br />
<strong>NOKIA TARIK 46 JUTA BATERAI</strong><br />
* BL-5C RAWAN MELEDAK<br />
* CEPAT PANAS SAAT ISI DAYA</p>
<p>Perusahaan pembuat alat-alat telepon seluler atau vendor terkemuka, Nokia akan menarik sebanyak 46 juta baterai tipe BL-5C. Baterai produksi Matsushita Battery Industrial CoLtd, Jepang itu dinilai bermasalah karena cepat panas sewaktu isi ulang daya, bahkan secara keseluruhan ditemui 100 kasus baterai sangat panas saat di-charge.</p>
<p>Pengumuman resmi yang dikeluarkan Nokia dari markas besarnya di Espoo, Finlandia, Rabu (15/8), Nokia menjelaskan produksi baterai bermasalah ini diproduksi sejak Desember 2005 hingga November 2006. &#8216;Kami menyarankan konsumen, sejak sekarang, produk baterai BL-5C buatan Matsushita Battery Industrial Co Ltd, Jepang, tidak digunakan lagi,&#8217; demikian siaran pers Nokia.</p>
<p>Corporate Communication Manager Nokia Indonesia Regina Hutama juga menyarankan konsumen di Indonesia juga menghindari penggunaannya. &#8216;Baterai BL-5C ini juga beredar di Indonesia. Sejauh ini memang belum pernah ada kasus atau keluhan dari pengguna, namun kami harap tidak menggunakannya, &#8216; ujar Regina ketika dihubungi Persda Network melalui ponsel, kemarin.</p>
<p>Ledakan baterai ponsel tidak hanya dialami Nokia. Tanggal 5 Juli lalu, Xiao Jinpeng, seorang karyawan bagian las di pabrik besi di Yingpan , Gansu , Cina meninggal akibat telepon seluler Motorolla miliknya meledak. Saat kejadian, korban tengah asyik mengelas, tiba-tiba ponsel yang ditaruh di saku celana meledak. Dia meninggal karena serpihan tulang rusuk menembus jantung.</p>
<p>Namun Regina mengatakan, tidak akan ada penarikan produk secara massal. &#8216;Nokia tidak akan menarik semua baterai itu secara besar-besaran. Yang kami lakukan adalah memberitahukan kepada konsumen untuk memeriksa baterai ponselnya. Jika betul merek BL-5C buatan Matsushita keluaran antara Desember 2005 hingga November 2006, silakan tukarkan. Baterai akan diganti dengan tanpa pungutan biaya,&#8217; kata Regina. Konsumen dapat menghubungi Nokia Call Center terdekat.</p>
<p>Nokia mempunyai beberapa pemasok untuk baterai BL-5C yang secara keseluruhan telah memproduksi lebih dari 300 juta baterai BL-5C. Nokia memperoleh data, beberapa kasus baterai merek Nokia BL-5C menjadi lebih panas dari biasa (overheat) yang di sebabkan karena arus pendek pada waktu pengisian daya (charging), dan menyebabkan baterai terlepas dari tempatnya. Nokia tengah bekerja sama dengan Matsushita dan juga pihak-pihak yang terkait untuk menyelidiki kasus ini.</p>
<p>Nokia mempunyai beberapa pemasok untuk baterai BL-5C yang secara keseluruhan telah memproduksi lebih dari 300 juta baterai BL-5C. Namun pemberitahuan ini hanya berlaku bagi 46 juta baterai yang diproduksi Matsushita dalam kurun waktu antara Desember 2005 dan November 2006.</p>
<p>Regina mengingatkan, baterai BL-5C tidak di pakai di semua produk Nokia dan hanya sebagian dari baterai Nokia BL-5C yang sekarang sedang dalam pemakaian yang terkait dengan pemberitahuan produk ini..</p>
<p>Baterai BL-5C satu dari 14 model baterai yang berbeda yang digunakan pada produk Nokia. Seperti pada komponen lainnya, Nokia mempunyai strategi untuk bekerjasama dengan beberapa pemasok untuk baterai, termasuk BL-5C. Matsushita adalah salah satu dari beberapa pemasok yang bekerjasama dengan Nokia untuk baterai BL-5C. (Persda Network/amb)</p>
<p><strong>Mengidentifikasi Baterai BL-5C Bermasalah</strong></p>
<ul>
<li>Pertama-tama baterai harus dikeluarkan dari handphone</li>
<li>Baterai dari Nokia akan ada kata-kata &#8216;Nokia&#8217; dan BL-5C&#8217; tertulis di bagian depan baterai</li>
<li>Pada bagian belakang, tanda Nokia tercetak pada bagian atas dan nomor identitas baterai (terdiri dari 26 karakter) dapat dilihat pada bagian bawah.</li>
<li>Konsumen harus mengacu pada nomor identifikasi ini dalam menentukan apakah baterai yang dipakai termasuk dalam baterai yang di produksi Matsushita dalam kurun waktu antara Desember 2005 sampai November 2006.</li>
<li>Apabila termasuk jenis itu hubungi Nokia Call Center terdekat, atau 021 526 6542.</li>
<li>Baterai BL-5C akan diganti cuma-cuma</li>
</ul>
<p>Baterai yang dimaksud dalam pemberitahuan produk berkenaan dengan BL-5C ini digunakan pada model produk Nokia di bawah ini atau yang dijual terpisah sebagai asesoris: Nokia 1100, Nokia 1100c, Nokia 1101, Nokia 1108, Nokia 1110, Nokia 1112, Nokia 1255, Nokia 1315, Nokia 1600, Nokia 2112, Nokia 2118, Nokia 2255, Nokia 2272, Nokia 2275, Nokia 2300, Nokia 2300c, Nokia 2310, Nokia 2355, Nokia 2600, Nokia 2610, Nokia 2610b, Nokia 2626, Nokia 3100, Nokia 3105, Nokia 3120, Nokia 3125, Nokia 6030, Nokia 6085, Nokia 6086, Nokia 6108, Nokia 6175i, Nokia 6178i, Nokia 6230, Nokia 6230i, Nokia 6270, Nokia 6600, Nokia 6620, Nokia 6630, Nokia 6631, Nokia 6670, Nokia 6680, Nokia 6681, Nokia 6682, Nokia 6820, Nokia 6822, Nokia 7610, Nokia N70, Nokia N71, Nokia N72, Nokia N91, Nokia E50, Nokia E60</p>
<p>Pemberitahuan produk ini berlaku juga untuk asesoris berikut: Nokia Wireless GPS Module LD-1W.</p>
<p>Bila anda ingin mengetahui apakah baterai Anda termasuk dalam pemberitahuan produk ini, silakan ikuti dua langkah di bawah ini:</p>
<ol>
<li>Matikan handphone anda dan periksa model baterainya. Bila baterai Anda bukan model BL-5C, anda tidak termasuk dalam pemberitahuan produk ini dan baterai Anda tidak akan di ganti.</li>
<li>Bila baterai anda adalah BL-5C, keluarkan baterai dan periksa nomor identifikasi yang terdiri dari 26 karakter di belakang baterai. Masukan nomor identifikasi tersebut ke kolom di bawah dan anda akan mendapat pemberitahuan bila baterai anda akan diganti.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sudarsana.net/waspadalah/batere-nokia-meledak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Warning, Operator Palsu !!!</title>
		<link>http://sudarsana.net/waspadalah/warning-operator-palsu/</link>
		<comments>http://sudarsana.net/waspadalah/warning-operator-palsu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Apr 2008 00:16:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek</dc:creator>
				<category><![CDATA[Waspadalah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sudarsana.net/waspadalah/warning-operator-palsu/</guid>
		<description><![CDATA[Jika anda menerima panggilan telepon dari seseorang dengan no. telp yang tidak dikenal atau terdaftar, berkata bahwa dia (pria/wanita) berasal dari divisi engineering/teknisi perusahaan salah satu vendor/operator cellphone yang ingin memeriksa sambungan telepon atau sinyal atau dengan alasan apapun, dan selanjutnya dia berkata bahwa kita harus menekan tombol # 90 atau #09 atau nomor apapun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika anda menerima panggilan telepon dari seseorang dengan no. telp yang tidak dikenal atau terdaftar, berkata bahwa dia (pria/wanita) berasal dari divisi engineering/teknisi perusahaan salah satu vendor/operator cellphone yang ingin memeriksa sambungan telepon atau sinyal atau dengan alasan apapun, dan selanjutnya dia berkata bahwa kita harus menekan tombol # 90 atau #09 atau nomor apapun (bisa juga dengan kode huruf).</p>
<p><span id="more-48"></span></p>
<p>Secepatnya matikan/putuskan sambungan telepon tersebut tanpa menekan tombol yang mereka minta. Karena saat ini ada penipu-penipu yang menggunakan peralatan dimana jika anda menekan tombol #90 atau #09 maka penipu-penipu tersebut dapat mengakses SIM card telepon kita dan mereka dapat menggunakan line anda dengan dan atas biaya anda.</p>
<p>Waspadalah !</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sudarsana.net/waspadalah/warning-operator-palsu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anda pengguna PayPal?</title>
		<link>http://sudarsana.net/waspadalah/anda-pengguna-paypal/</link>
		<comments>http://sudarsana.net/waspadalah/anda-pengguna-paypal/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Apr 2008 04:29:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek</dc:creator>
				<category><![CDATA[Waspadalah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sudarsana.net/tahukah-anda/61/</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anda pengguna PayPal, mungkin Anda sudah pernah atau akan segera mendapatkan email seperti berikut. Jangan pernah memasukkan user ID + pass Anda di URL yg tertera di email itu, karena URL tersebut BUKAN situs resmi PayPal, melainkan situs tukang tipu yang akan menguras dana Anda di PayPal! Jadi, waspadalah! Berikut kutipan emailnya: Dear PayPal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika Anda pengguna PayPal, mungkin Anda sudah pernah atau akan segera mendapatkan email seperti berikut. Jangan pernah memasukkan user ID + pass Anda di URL yg tertera di email itu, karena URL tersebut <u><strong>BUKAN</strong></u> situs resmi PayPal, melainkan situs tukang tipu yang akan menguras dana Anda di PayPal!<br />
Jadi, waspadalah!</p>
<p>Berikut kutipan emailnya:</p>
<p><span id="more-61"></span></p>
<blockquote><p>Dear PayPal customer,</p>
<p>We regret to inform you that your PayPal account could be suspended if you don&#8217;t update your account information. To resolve this problems please visit <a rel="no" href="http://202.187.22.153/www.paypal.com/cgi-bin/webscr=cmd=p">http://202.187.22.153/www.paypal.com/cgi-bin/webscr=cmd=p</a> and enter your account information. If your problems could not be resolved your account will be suspended for a period of 24 hours, after this period your account will be terminated.</p>
<p>For the User Agreement, Section 9, we may immediately issue a warning, temporarily suspend, indefinitely suspend or terminate your membership and refuse to provide our services to you if we believe that your actions may cause financial loss or legal liability for you, our users or us. We may also take these actions if we are unable to verify or authenticate any information you provide to us.</p>
<p>Due to the suspension of this account, please be advised you are prohibited from using PayPal in any way. This includes the registering of a new account. Please note that this suspension does not relieve you of your agreed-upon obligation to pay any fees you may owe to PayPal.</p>
<p>Regards,<br />
Safeharbor Department PayPal, Inc.<br />
The PayPal team.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sudarsana.net/waspadalah/anda-pengguna-paypal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Modus Baru Perampokan di Jalan &#8211; Dengan Melemparkan Telur</title>
		<link>http://sudarsana.net/waspadalah/4/</link>
		<comments>http://sudarsana.net/waspadalah/4/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Mar 2008 13:20:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kadek</dc:creator>
				<category><![CDATA[Waspadalah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sudarsana.net/waspadalah/4/</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini sebuah kejadian buruk (musibah) yang dialami oleh seorang teman beserta 2 orang karyawannya pada 2 minggu yang lalu disalah satu wilayah Jakarta. Sebagian perampok melemparkan beberapa butir telur ke kaca depan kendaraan calon korban, bertujuan agar si pengemudi kendaraan memperlambat laju kendaraannya dan mengaktifkan/ menghidupkan wiper kaca mobil kendaraan. Harapan pengemudi dengan mengaktifkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut ini sebuah kejadian buruk (musibah) yang dialami oleh seorang teman beserta 2 orang karyawannya pada 2 minggu yang lalu disalah satu wilayah Jakarta. Sebagian perampok melemparkan beberapa butir telur ke kaca depan kendaraan calon korban, bertujuan agar si pengemudi kendaraan memperlambat laju kendaraannya dan mengaktifkan/ menghidupkan wiper kaca mobil kendaraan. Harapan pengemudi dengan mengaktifkan menghidupkan wiper agar pecahan telur/kotoran dapat hilang/bersih, akan tetapi karena daya lengket telor yang pecah di kaca depan mobil justru malah menjadi rata dan menghalangi pandangan pengemudi. Kondisi seperti inilah yang diharapkan oleh perampok agar pengemudi segera menghentikan kendaraannya, diluar dugaan sebagian perampok sudah berdiri beberapa meter didepan kendaraan dan siap merampas kendaraan, tidak menutup kemungkinan nyawa penumpang kendaraan pun bisa dirampas jika dipandang perlu.</p>
<p><span id="more-4"></span></p>
<p>Bila modus pelemparan telur ini terjadi pada anda maka tindakan yang saya sarankan adalah:Â </p>
<ol>
<li>Bila kendaraan sedang melaju kencang perlu kiranya mengurangi kecepatan namun kendaraan tetap berjalan ( jangan terlalu pelan apalagi berhenti ).</li>
<li>Jangan menghidupkan/ mengaktifkan wiper agar pecahan telur tidak merata, usahakan tetap dapat melihat kedepan dengan memanfaatkan celah-celah pecahan telur yang menempel di kaca depan mobil.</li>
<li>Dapat menghentikan kendaraan untuk membersihkan kotoran/pecahan telur hanya bila sudah menemukan tempat yang diyakini AMAN ( daerah yang cukup ramai/dekat kantor Polisi/daerah aman lainnya ).</li>
</ol>
<p>Demikian informasi ini kami sampaikan, mudah-mudahan bermanfaat.<br />
Tetap WASPADALAH&#8230;!!!!Â  WASPADALAH&#8230;!! !</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sudarsana.net/waspadalah/4/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

